SUARA PEMBAHARUAN RIAU

Kamis, 11 Desember 2025

24 Narapidana Dipindahkan dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru ke Lapas Narkotika Pekanbaru guna Pembinaan Lebih Lanjut.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan pemindahan 24 narapidana ke Lapas Narkotika Kelas IIB Pekanbaru pada Kamis (11/12/2025) pagi. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengendalian kapasitas hunian (overcrowding) serta mengurangi resiko gangguan kamtib dan mewujudkan zero halinar.

Proses pemindahan dimulai pukul 07.15 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan tertib. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Portatib), James Rischi, bersama staf registrasi, didampingi petugas pengamanan Lapas. Pengawalan dilakukan secara ketat menggunakan kendaraan dinas Lapas serta mendapat dukungan pengawalan dari personel TNI dan Polri.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniharto, menyatakan bahwa seluruh tahapan pemindahan telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan berjalan aman tanpa kendala.

“Pemindahan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pembinaan dan pengendalian jumlah penghuni lapas. Kami juga telah berkoordinasi intensif dengan pihak Lapas Narkotika Kelas IIB Pekanbaru untuk memastikan proses penerimaan dan penempatan berjalan lancar,” ujar Yuniharto.

Usai kegiatan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru akan melakukan evaluasi internal guna meningkatkan efektivitas dan keamanan pelaksanaan pemindahan narapidana di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, ke-24 narapidana yang dipindahkan telah diterima dan mulai menjalani program pembinaan di Lapas Narkotika Kelas IIB Pekanbaru. (JR)

Peduli Kebersihan Lingkungan, Petugas Lapas Pekanbaru Rutin Lakukan Pembersihan Saluran Pembuangan Air.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan pembersihan saluran air buangan di lingkungan luar kantor Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini dilakukan secara berkala dengan tujuan agar kondisi disekitar kantor bersih dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar kantor, Kamis (11/12).

Pembersihan saluran air dilakukan untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih, sehat, dan bebas dari bau tidak sedap yang disebabkan oleh penumpukan sampah atau limbah di saluran pembuangan air. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya penyumbatan pada saluran pembuangan air.

Lapas Pekanbaru juga telah menambah bak pengendali (kontrol) penampungan air buangan yang baru agar lebih maksimal dalam mengontrol debit air buangan. Dengan kata lain saat ini kondisi air buangan sisa pemakaian di Lapas Pekanbaru relatif masih terkendali dan berada dalam ambang batas yang wajar karena terus dilakukan pemeriksaan dan pembersihan saluran pembuangan air oleh petugas.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Novindra P Siahaan, menjelaskan, “Kebersihan adalah salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, oleh karena itu kita selalu perhatikan air buangan dari tempat kita agar jangan sampai menganggu kenyamanan warga yang berada di sekitar Lapas. Petugas kita yang dibantu oleh warga binaan selalu mengontrol dan membersihkannya, kita juga sudah menambah bak pengendali penampungan yang baru tujuannya agar memudahkan petugas kita dalam mengontrol debit air buangan sehingga penanganan air buangan di Lapas Pekanbaru lebih maksimal," ungkapnya ketika dimintai keterangan.

Dengan lingkungan Lapas Pekanbaru yang bersih, indah, dan sehat, diharapkan tercipta suasana kondusif yang mendukung program pembinaan bagi warga binaan.

Rapat Konsolidasi DPD LIN Riau: Perkuat Komitmen dan Evaluasi Kinerja Lembaga.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
11 Desember 2025 – Lembaga Investigasi Negara (LIN) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Riau memperkuat komitmen dan struktur organisasinya melalui Rapat Pemberian Surat Keputusan (SK) kepada seluruh jajaran pengurus baru. Kegiatan ini berlangsung di Warung Konjee, Jalan Riau Ujung, Pekanbaru, pada Rabu, 10 Desember 2025.

Rapat penting ini dihadiri langsung oleh Koordinator DPD Provinsi Riau, Efriadi, S.E., M.M., MAP, bersama Darwin Hendry P Pangaribuan, serta Ketua LIN DPD Provinsi Riau, Toni Supriadi, dan Wakil Ketua. Pemberian SK menandai legalitas dan kesiapan penuh kepengurusan baru untuk menjalankan visi dan misi lembaga di Riau.

Pengarahan dan Pembinaan Visi Misi Lembaga

Setelah penyerahan SK, acara dilanjutkan dengan pengarahan mendalam dari Koordinator DPD Provinsi Riau. Dalam arahannya, Efriadi menekankan pentingnya visi dan misi LIN ke depan, sekaligus memberikan pembinaan agar seluruh jajaran dapat menjaga kekompakan dan bekerja lebih baik dari periode sebelumnya.

Ketua LIN DPD Provinsi Riau, Toni Supriadi, secara tegas meminta seluruh jajaran yang telah menerima SK untuk memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga.

"Pemberian SK ini adalah bukti nyata terwujudnya kepengurusan yang baru. Kami berharap seluruh jajaran dapat memberikan yang terbaik untuk Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau," ujar Toni Supriadi. Dalam kesempatan Toni selaku Ketua memperkenalkan Darwin Hendry P Pangaribuan yang akan bergabung di DPD Provinsi Riau tentunya untuk memberikan masukan dalam membantu perkembangan LIN DPD Provinsi Riau nanti nya.

Jadwal Pelantikan Raya Ditetapkan
Momen kunci dari pertemuan ini adalah penetapan tanggal untuk agenda Pelantikan Raya Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau. Seluruh jajaran sepakat bahwa acara pelantikan akan diselenggarakan di salah satu hotel di Pekanbaru pada tanggal 31 Januari 2026.
Toni Supriadi meminta seluruh jajaran mempersiapkan diri dengan matang agar perencanaan tersebut dapat terwujud dan sukses dalam pelaksanaannya.

Komitmen Jaga Nama Baik dan Sinergi
Mengakhiri wawancara usai rapat, Ketua LIN DPD Provinsi Riau Toni Supriadi menyampaikan kesimpulan dan harapannya. Ia menekankan agar LIN DPD Provinsi Riau selalu menjaga nama baik keorganisasian dan bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Selain itu, sinergi yang kuat antara LIN DPD Provinsi Riau dengan Instansi Pemerintahan maupun instansi swasta sangat diharapkan demi mewujudkan Riau yang lebih baik.

Menutup pembicaraan, Toni Supriadi kembali menegaskan visi dan misi utama Lembaga Investigasi Negara: "Satu Visi Satu Misi Satu Komando, Sunyi Senyap Sampai Tujuan.***

Rabu, 10 Desember 2025

Sentuhan Kasih dari Balik Jeruji: Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Bakti Sosial Jelang Natal.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada keluarga warga binaan yang kurang mampu sebagai bagian dari rangkaian menyambut perayaan Natal bersama tahun ini. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian serta komitmen Lapas dalam menghadirkan semangat kebersamaan dan berbagi kasih bagi keluarga warga binaan, Rabu (10/12/20225).

Dalam kegiatan ini, pihak Lapas Pekanbaru menyalurkan paket bantuan berupa kebutuhan pokok kepada sejumlah keluarga yang tercatat membutuhkan perhatian khusus. Bantuan diserahkan langsung oleh jajaran petugas Lapas Pekanbaru bersama perwakilan panitia perayaan Natal. Selain untuk meringankan beban ekonomi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara Lapas Pekanbaru dan keluarga warga binaan, sekaligus memberi dukungan moral menjelang perayaan Natal.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bentuk implementasi nilai kemanusiaan serta upaya menghadirkan sukacita Natal tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi keluarga yang merindukan dukungan. “Natal adalah momen berbagi kasih. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan keluarga warga binaan juga merasakan perhatian dan kehangatan di hari yang penuh makna,” ujarnya.

Keluarga penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi dorongan positif bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani pembinaan.

Dengan terlaksananya bakti sosial ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap rangkaian perayaan Natal tahun ini dapat membawa kedamaian, memperkuat nilai solidaritas, serta menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan dan keluarga mereka.

Selasa, 09 Desember 2025

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PETIR Berti Sitanggang angkat bicara terkait laporan dugaan korupsi pada proyek pembangunan irigasi di Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dinilai tidak serius dalam mengusut dugaan korupsi pada proyek pembangunan irigasi di Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Pasalnya, dugaan praktik korupsi itu dilaporkan secara resmi oleh Ormas Pemuda Tri Karya (PETIR) ke Kejati Riau sejak satu tahun yang lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PETIR Berti Sitanggang mengatakan bulan April 2025, Kejati telah menyatakan perkara tersebut masuk ke tahap penyelidikan.

Proses penyelidikan itu disampaikan Kejati kepada PETIR melalui surat pemberitahuan perihal tindak lanjut atas laporan dugaan tindak pidana korupsi, bernomor : B-1964/L.4.5/Fd.1/04/2025.

Bahwa setelah dilakukan pengumpulan bahan keterangan dan dokumen atas laporan dugaan korupsi dalam pekerjaan pembangunan Saluran Jaringan Irigasi Sekunder dan Tersier D.I OSAKA di Kabupaten Rokan Hulu yang bersumber dari APBN 2022 sebesar Rp 11.120.000.000, dapat ditindaklanjuti ke tahap penyelidikan.

“Tidak ada kejelasan dari kejati soal dugaan korupsi itu, padahal sudah sangat lama kami laporkan,” kata Berti kepada media, Senin (8/12/25).

Menurutnya, penegak hukum semestinya lebih transparan dalam menangani dugaan kasus korupsi yang ada di Balai Wilayah Sungai Sumater (BWSS) III Riau.

Sebab proyek yang menelan anggaran negara senilai belasan miliar tersebut lebih tampak seperti infrastruktur mangkrak dan tidak memiliki kualitas.

“Biaya yang dihabiskan sangat besar, akan tetapi tidak berdampak positif dan aset negara terbuang sia-sia,” bebernya.

Hal tersebut berdasarkan temuan PETIR di lokasi pembangunan infrastruktur sistem pengairan yang dibangun oleh Kementerian PUPR melalui BWSS III Riau.

Di mana PETIR menemukan bukti kerusakan-kerusakan pada pisik struktur saluran irigasi itu. Kemudian, beberapa item pekerjaan juga tidak dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana.

“Beton bertulangnya patah dan hanya menggunakan dua batang besi angkur saja pada struktur tulangan itu. Ini benar-benar kecurangan yang sangat merugikan keuangan negara,” ucap Berti.

PETIR mendesak Kejati Riau untuk memeriksa para pihak yang terlibat dan menuntaskan kasus korupsi dalam pekerjaan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kami minta kejati memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam proyek itu dan menaikkannya ke tahap penyidikan bila ditemukan peristiwa pidana,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Riau, Zikrullah, SH, MH saat dikonfirmasi menyampaikan Masih proses penyelidikan dan sudah turun tim ahli," jawabnya dengan singkat. Selasa (9/12/2025)

Pentingnya Bantuan Hukum Bagi Warga Binaan, LBH Keadilan Negeri Junjungan Bengkalis Berikan Penyuluhan Hukum Bagi WBP Lapas Pekanbaru.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau
Dalam rangka pemenuhan hak-hak warga binaan serta menciptakan kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Negeri Junjungan Bengkalis menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Hukum bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, Selasa (09/12/2025).

Penyuluhan hukum merupakan salah satu sarana untuk menyebarluaskan informasi serta memberikan pemahaman mengenai norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong terbentuknya budaya hukum dalam masyarakat, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan ini mendapat perhatian serius dari pihak Lapas. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas untuk terus memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan.

"Penyuluhan yang kita laksanakan ini menjadi bentuk konkret dalam menjamin pemenuhan hak-hak hukum bagi warga binaan. Kami berupaya agar setiap warga binaan mendapatkan kepastian hukum dan mampu memahami proses hukum yang sedang mereka jalani," ujar Yuniarto.

Sementara itu, pihak LBH Keadilan Negeri Junjungan Bengkalis menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan edukasi hukum, namun juga sebagai sarana untuk memotivasi warga binaan agar mampu menghadapi proses hukum secara aktif dan bijak.

Penyuluhan berjalan dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh para warga binaan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan persoalan atau kebingungan terkait perkara hukum masing-masing. Respons aktif peserta menunjukkan bahwa penyuluhan ini memberikan ruang dialog yang konstruktif dan mendorong pemahaman hukum yang lebih baik.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan, serta menjadi jembatan menuju reintegrasi sosial yang lebih baik bagi warga binaan setelah mereka menyelesaikan masa pidananya.

Pemberian Multivitamin Bagi WBP di Blok Hunian Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Sebagai wujud keseriusan Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam memastikan kesehatan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap terjaga dan prima, petugas kesehatan Lapas melakukan pembagian multivitamin untuk WBP, Senin (08/12/25). Kegiatan pembagian multivitamin dilaksanakan di blok hunian dan diawasi secara langsung oleh regu pengamanan agar pembagian dalam keadaan aman dan tertib.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan Lapas menjelaskan, “Pembagian multivitamin merupakan upaya peningkatan daya tahan tubuh serta pemeliharaan kebugaran dan kesehatan tubuh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sehingga tetap prima dalam melaksanakan aktivitas kesehariannya di blok hunian” 
Pembagian multivitamin ini diharapkan agar WBP tersebut dapat menjaga kesehatannya sehingga tidak terpapar virus dan kuman penyakit.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done